Berita

MENGANTAR ILMU, MENJEMPUT MASA DEPAN : Program Angkutan Sekolah Gratis Tulungagung

Dinas Perhubungan Kabupaten Tulungagung terus berkomitmen memberikan kemudahan akses pendidikan melalui pelayanan Angkutan Sekolah Gratis bagi para pelajar. Dengan menggunakan Armada Bus Sekolah dan MPU Sekolah yang telah disediakan, siswa di beberapa Kecamatan seperti Kalidawir, Gondang, Ngunut, Ngantru, Bandung, Campurdarat, Karangrejo, Pagerwojo, dan Tulungagung kota dapat menikmati perjalanana ke sekolah dengan aman dan nyaman tanpa dikenakan biaya.

Angkutan sekolah gratis buat pelajar ini merupakan program dari Pemerintah Kabupaten Tulungagung bahwa Angkutan Sekolah Gratis bertujuan agar anak sekolah dari SD, SMP dan SMA terutama yang belum memiliki SIM (Surat Izin Mengemudi) merasa aman, nyaman dan selamat sampai tujuan atau yang biasa kita sebut dengan (RASS) Rute Aman Selamat Sekolah, selain itu untuk membantu meringankan beban orang tua saat antar jemput anaknya.

Hal ini dimaksudkan agar anak-anak dibawah usia 17 tahun dapat berangkat ke sekolah tidak lagi menggunakan kendaraan pribadi. Serta kami mengucapkan banyak terimakasih kepada wali murid pengguna angkutan sekolah gratis yang sudah memfokuskan putra putrinya untuk menggunakan layanan Angkutan Sekolah Gratis di Kabupaten Tulungagung. Dengan Angkutan Sekolah Gratis ini, harapannya pelajar dapat fokus menempuh pendidikan dengan lebih tenang dan terbantu oleh fasilitas transportasi yang memadai.

Jumlah armada transportasi yang disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Tulungagung yakni mempunyai 9 bus sekolah dan 1 bus (Elf), tak hanya bus sekolah saja, Dinas Perhubungan Kabupaten Tulungagung juga bekerja sama dengan 33 orang pemilik angkutan kota (MPU) yang terbagi di 3 trayek yaitu Sendang, Campurdarat, dan Pagerwojo.

Mekanisme penjemputan dan pengangkutan siswa dalam program Angkutan Sekolah Gratis berjalan dengan pola sebagai berikut:

  • Siswa dijemput menggunakan armada bus atau MPU yang telah disediakan, dengan rute dan titik penjemputan yang telah ditentukan oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Tulungagung bersama sekolah terkait. Penjemputan bisa menunggu di pinggir jalan atau titik kumpul yang telah disepakati.
  • Armada Angkutan Sekolah bergerak sesuai jadwal yang sudah ditetapkan, biasanya dimulai pagi hari untuk menjemput siswa dari titik yang tersebar menuju sekolah, dan di sore hari untuk mengantar pulang kembali ke titik penjemputan.
  • Setiap siswa wajib melakukan absensi saat naik dan turun angkutan, yang dapat dilakukan menggunakan sistem digital seperti scan barcode atau QR Code untuk memastikan kehadiran tercatat dengan baik. Hal ini juga memungkinkan orang tua untuk memantau keberangkatan atau kepulangan anak secara real-time.
  • Driver atau petugas angkutan bertanggung jawab memastikan siswa melakukan absensi dan menaati aturan selama perjalanan, sekaligus menjaga keselamatan selama penjemputan dan pengantaran.
  • Jadwal keberangkatan dan rute seringkali disesuaikan dengan jam pelajaran dan kondisi lapangan agar siswa dapat tiba tepat waktu di sekolah dan pulang dengan aman.


( Penulis : Jes / Woro² )